Showing posts with label Seni. Show all posts
Showing posts with label Seni. Show all posts

Tuesday, May 18, 2010

Ini Dia, Para The Best Gamers..

http://www.videogamesblogger.com/wp-content/uploads/2008/08/next-generation-of-extreme-gamers-sleeping-kid.jpg http://i.imgur.com/nSDMI.jpg

http://www.yourfunnycaptions.com/funny_photos/real-life-true-gamer.jpg http://unrealitymag.com/wp-content/uploads/2010/01/acid_picdump_20.jpg


http://koiaichaku.com/wp-content/uploads/2008/07/a-nerd.jpg http://hawtymcbloggy.files.wordpress.com/2010/02/1265144945_395.jpg

http://i285.photobucket.com/albums/ll44/diamondcrave/Other/Im_A_Gamer_Too.jpg http://pdashmedia.com/wp-content/uploads/2009/10/IMG_1446-article_image.jpg

http://www.uberpix.net/wp-content/main/2009_06/extreme-gamer.jpg http://timesonline.typepad.com/.a/6a00d83451586c69e201287640b2e1970c-400wi

Saturday, May 15, 2010

Ini Dia Universitas Khusus Anak Konglomerat

Sejumlah universitas di Cina membuka kelas khusus bagi anak-anak konglomerat. Maklum saja, saat ini ada lebih dari 50 ribu taipan dengan kekayaan melebihi 100 juta yuan (sekitar Rp 140 miliar) dan 820 ribu konglomerat dengan harta melebihi 10 juta yuan (sekitar Rp 14 miliar).



"Daripada sekolah di luar negeri, mending kami tampung di sini," ujar Ma Ya dari Universitas Peking. Sejumlah universitas lain yang menawarkan kelas khusus anak-anak "tajir" itu antara lain Tsinghua University di Beijing, Fudan University di Shanghai, dan Jinbailing Education.
Ma Ya yakin program-program yang ditawarkan bakal memikat hati anak-anak kaya itu.

Buktinya, kata Ma Ya, sejak dibuka pada Maret 2009, jumlah mahasiswa yang mendaftar terus bertambah. "Mulanya 50 orang, sekarang malah sudah 200 orang," katanya. Pelajaran yang diberikan beragam, mulai akuntansi sampai main golf. Tak mengherankan bila bayarannya mencapai Rp 900 juta untuk dua tahun kuliah.

Akun Twitter Perdana Menteri Australia Kevin Ruud Menjadi Pengikut Situs Porno

Ini karena pengaturan sengaja di akun Twitter Kevin Ruud. Selain memiliki pengikut istrinya sendiri, Therese Rein, sebagai pendukung, dia sengaja mengikuti beberapa situs esek-esek. Ini termasuk blogger porno, sebuah superstore online dewasa dan situs bergambar wanita bertelanjang dada, di samping puluhan akun lainnya.



Juru bicara Rudd mengakui, sejak program Twitter otomatis membuat akun perdana menteri itu secara otomatis -mengikuti orang-orang yang mengikutinya. Sementara ini tim dari PM Kevin mencoba untuk memantau pengikutnya, dengan lebih dari 900.000 pengikut dan ini merupakan tugas yang sangat besar.

Meskipun biasanya memerlukan permintaan kepada pemegang akun Twitter untuk melihat profil orang lain sebelum mengikuti, opsi ini memungkinkan untuk dilakukan secara otomatis. Hal ini dapat berguna bagi orang dengan pengikut yang banyak. Seperti halnya Rudd terhubung dengan sekitar 200.000 pengguna Twitter melalui akunnya: KevinRuddPM.

Menurut koran Herlad Sun, profil lain yang diikuti oleh Perdana Menteri termasuk Webcam pertunjukan seks dan gay di kawasan resor Phuket Thailand. Rudd telah menjadi pengguna media sosial dan telah menggunakan Twitter untuk mengungkapkan kebijakan baru, bahkan pengumuman pernikahan putranya yang akan datang.

Wednesday, May 12, 2010

Inilah Alasan Film Gigolo Pantai Kuta Itu Dibuat

Film dokumentar "Cowboys In Paradise" yang menceritakan keberadaan dunia gigolo di Bali mulai menggegerkan dunia maya. Bahkan gara-gara tayangan yang berdurasi dua menit 33 detik itu, Senin (26/4), Satgas Pantai Kuta melakukan razia terhadap pengunjung di pantai itu. Sekitar 28 pemuda ditangkap dalam razia ini.

Namun, tahukah Anda apa alasan sang sutradara Amit Virmani membuat film dokumenter ini?



Berdasarkan situs film dokumenter ini, ada alasan tertentu Virmani membuat film ini. Pembuatan film ini, bermula ketika Amit Virmani bertemu dengan seorang anak laki-laki berusia 12 tahun di pantai Kuta. Anak ini pun mendesaknya untuk mengajarinya bahasa Jepang. “Ketika saya dewasa, saya ingin menjadi gigolo bagi perempuan Jepang. Jawab anak itu dengan riang gembira,” cerita Amit seperti dilansir dalam situs cowboysinparadise.

Jawaban bocah itu rupanya mengganggu pikiran Amit Virmani. Ia gelisah akan masa depan anak itu. “Mengapa anak laki-laki ini begitu berhasrat untuk terlibat perdagangan kotor itu. Mengapa ia merasa bangga?” ujarnya dalam situs cowboysinparadise.

Dari kegelisahan itu, Virmani lantas merasa terpanggil untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu. “Karena itulah saya membuat film ini,” katanya.

Film yang beredar bebas ini pun terus menuai kritik dari masyarakat Bali. Sebab, film ini dinilai tak menyampaikan fakta sebenarnya di lapangan meski memang diakui ada fenomena gigolodi Kuta. Heboh film ini juga membuat pihak meradang. Walhasil,satuan tugas Pantai Kuta razia rutin terhadap gigolo pun digelar, terutama ditujukan kepada gigolo yang merugikan turis dan merusak citra pariwisata Bali.

- Cadex | My Blox